Tanaman Hutan

Budidaya Pohon Rajumas atau Benuang Laki

Budidaya Pohon Rajumas

Pada kesempatan ini kami akan bahas tentang budidaya pohon rajumas atau benuang laki. Rajumas (Duabanga moluccana) merupakan salah satu jenit tanaman cepat tumbuh dan kayu komersil yang kaya manfaat. Di antara manfaat dari pohon rajumas atau benuang laki yaitu dari segi ekonomi dan ekologi. Pohon ini juga termasuk vegetasi atau pohon pionir yang bisa direkomendasikan sebagai jenis tanaman konservasi.

Budidaya Pohon Rajumas

Budidaya Pohon Rajumas

Berikut ini pedoman budidaya pohon rajumas atau Benuang Laki mulai dari cara penanaman sampai cara merawat pohon rajumas.

Syarat Tumbuh dari Pohon Rajumas

Jenis tanaman ini adalah dari famili Sonneratia dengan nama lokal yang berbeda. Di Pulau Jawa dikenal dengan “Takir”, Madura “Taker”, “Rajumas” di Sumbawa, dan “Binuang Laki” di Kalimantan. Tumbuhan ini sangat cocok tumbuh pada keinggian 300 – 1200 m di atas permukaan laut dan membutuhkan cahaya untuk pertumbuhannya. Secara fisik tinggi tanaman dapat mencapai 25 – 45 m, diameter batang 70 – 100 cm, batangnya lurus dan bulat. Pemanfaatan kayunya digunakan sebagai kayu pertukangan, veneer kayu lapis, dan pulp.

Penanaman pohon Rajumas

Teknik budidaya pohon rajumas dimulai dari penanaman pohon. Pemilihan lahan yang bebas dari genangan air, frekuensi terjadinya kebakaran rendah, dan kondisi sosial ekonomi masyarakat sekitarnya. Sistem penanaman pada umumnya menerapkan sistem tumpangsari, yaitu cara menanam tanaman hutan divariasikan dengan tanaman palawija dikenal juga dengan agroforestry.

Persiapan lapang atau penataan lapang yaitu sebelum penanaman harus menentukan batas blok, jalan pemeriksaan, saluran air, dan drainase serta pembersihan lahan, yaitu lahan pada waktu penanaman harus bebas dari naungan (intoleran). Jarak tanam 3×3 m atau 4×2 m. Setelah area dibersihkan, langsung dibuat lubang tanam kemudian ditanam sampai kedalaman leher akar.

Pengangkutan bibit saat penanaman dari persemaian ke lokasi penanaman yaitu sebelum diangkut bibit harus disiram terlebih dahulu, kemudian pengangkutan dapat dilaksanakan pagi atau sore hari. Waktu pelaksanaan penanaman diusahakan di awal musim hujan atau saat curah hujan cukup merata. Bibit ditanam secara tegak lurus pada lubang tanam.

Perawatan Tanaman Rajumas

Penyiangan dan penyulaman dilakukan untuk membersihkan tanaman muda dari gulma dengan radius 1 m setiap 3 bulan sekali sampai tanaman berumur 2 – 3 tahun. Penyulaman dilakukan untuk tanaman yang mati. Jenis hama yang sering menyerang adalah semut perusak daun (Ata sp.) yang dapat dikendalikan dengan insektisida.

Pemupukan dilakukan dengan pemberian pupuk tablet majemuk 1 tablet per tanaman, pemberian pupuk kandang dengan dosis 2 kg/batang. Pemupukan sebanyak 20 g NPK per tanaman pada tanah podsolik merah kuning setelah dua minggu ditanam dapat mempercepat pertumbuhan tanaman.

Pemupukan dengan pupuk kandang dapat meningkatkan pertumbuhan tinggi dan diameter batangnya masing-masing sebesar 266% dan 277%, sedangkan dengan pupuk NPK (15:15:15) dengan dosis 50 g per tanaman hanya meningkatkan pertumbuhan tinggi dan diameter batang masing-masing 97% dan 131%.

Demikian info perihal budidaya pohon rajumas atau benuang laki, kami harap artikel kali ini mencerahkan sahabat semua. Mohon artikel ini disebarluaskan supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Add Comment

Click here to post a comment

Topics

Arsip

Kategori