Budidaya Buah

Budidaya Jambu Mete itu Mudah

budidaya jambu mete

Kali ini kami akan ulas seputar budidaya jambu mete itu mudah. Jambu Mete (Anacardium occidentale) adalah salah satu jenis tanaman dari Brazil yang memiliki buah dan dapat dimakan. Ada banyak nama lain dari buah ini seperti jambu monyet, jambu mede, dan masih banyak yang lainnya. Selain buahnya, biji jambu mete juga dapat dimakan.

budidaya jambu mete

Pedoman Budidaya Jambu Mete

Berikut ini pedoman budidaya jambu mete mulai dari cara penanaman sampai pemeliharaan tanaman.

Syarat Tumbuh dari Jambu Mete

Suhu harian di sentra penghasil jambu mete minimun antara 15 – 25 °C dan maksimun antara 2 – 35 °C. Tanaman ini akan tumbuh baik dan produkif bila ditanam pada suhu harian rata-rata 27 °C.

Jambu mete paling cocok dibudidayakan di daerah-daerah dengan kelembapan nisbi yaitu antara 70 – 80%. Akan tetapi tanaman jambu mete masih memiliki toleransi pertumbuhan pada tingkat kelembapan 60 – 70%.

Angin kurang berperan dalam proses penyerbukan putik pada tanaman jambu mete. Dalam penyerbukan bunga jambu mete yang lebih berperan ialah serangga. Sebab serbuk sari jambu mete pekat dan berbau sangat harum.

Daerah yang paling sesuai untuk budidaya jambu mete adalah daerah yang mempunyai curah hujan antara 1000 – 2000 mm/tahun dengan 4 – 6 bulan kering (< 60 mm).

Penanaman Pohon Jambu Mete

Tanah digali dengan ukuran 30x30x30 cm. Bila jenis tanahnya sangat liat ukuran lubang tanam dibuat 50x50x50 cm. Jika di lubang tanam terdapat lapisan cadas, mesti ditembus supaya akar bisa tumbuh sempurna dan terhindar dari genangan air. Pada waktu penggalian lubang, lapisan tanah bagian atas dipisahkan ke arah utara dan selatan serta lapisan bawah ke arah timur dan barat.

Lubang tanam dibiarkan terbuka ± 4 minggu. Pada waktu penutupan lubang, tanah lapisan bawah dikembalikan ke tempat semula, disusul lapisan atas yang telah dicampur dengan pupuk kandang ± 1 pikul. Di lubang tanam yang telah diimbun dibuat ajir agar lubang tanam mudah ditemukan kembali.

Cara Penanaman Pohon Jambu Mete

Penanaman dapat dilakukan 4 – 6 minggu setelah lubang tanam disiapkan. Untuk mengurangi tingkat keasaman tanah, pembuatan lubang tanam sebaiknya dikerjakan pada musim kemarau. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam budidaya jambu mete terkait dengan cara penanaman adalah sebagai berikut:

  1. Bibit yang akan ditanam dilepas dari polybag. Tanah yang melekat pada akar harus dijaga jangan sampai berantakan supaya perakaran bibit tak rusak.
  2. Penanaman dilakukan sampai sebatas leher akar atau sama dalamnya seperti persemaian. Jika memakai bibit dari okulasi dan sambung diusahakan akar tunggangnya tetap lurus. Letak akar cabang diusahakan tersebar ke segala arah. Ujung-ujung yang patah/rusak sebaiknya dipotong.
  3. Tanah di sekitar batang dipadatkan dan diratakan agar tidak dapat terdapat rongga-rongga udara di antara akar dan tidak terjadi genangan air. Tanaman harus diberi penyangga dari bambu supaya bisa tumbuh tegak.
Perawatan Tanaman Pohon Jambu Mete

Teknik budidaya Jambu Mete yang berikutnya tentang perawatan tanaman. Berikut beberapa hal tentang penanaman pohon Jabon.

Penyiraman Pohon Jambu Mete

Bibit yang baru ditanam memerlukan banyak air. Oleh sebab itu tanaman harus disiram pada pagi dan sore hari. Proses penyiraman dilakukan dengan air secukupnya dan jangan sampai menggenangi tanaman.

Penyulaman Pohon Jambu Mete

Penyulaman dilakukan setelah tanaman berumur 2 – 3 tahun. Apabila tanaman berumur 3 tahun maka pertumbuhan tanaman sulaman umumnya kurang baik atau akan terhambat.

Penyiangan & Penggemburan Lahan

Bibit jambu mete akan mulai berdaun dan bertunas setelah 2 – 3 bulan penanaman. Pembasmian gulma sebaiknya dilakukan sekali dalam 45 hari. Tanah yang disiram setiap hari tentu semakin padat dan udara di dalamnya semakin sedikit. Akibatnya akar tanaman tidak leluasa menyerap unsur hara. Untuk itu tanah di sekitar tanaman perlu digemburkan.

Pemupukan Pohon Jambu Mete

Tanaman jambu mete dipupuk dengan beberapa jenis pupuk seperti pupuk kandang, kompos, atau pupuk buatan. Pemberian pupuk kandang atau kompos dilakukan dengan cara menggali parit melingkar di luar tajuk sebanyak kurang lebih 20 kg. Pupuk dituangkan ke dalam parit dan ditutup dengan tanah. Pemupukan berikutnya dilakukan dengan pupuk buatan.

Sekian informasi terkait dengan pedoman budidaya jambu mete, kami harap artikel kali ini bermanfaat buat kawan-kawan semua. Mohon artikel ini disebarluaskan agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Add Comment

Click here to post a comment

Topics

Arsip

Kategori